Selamat Idul Fithri 1436 H…

Juli 15, 2015

>>> Alhamdulillah kita telah melalui bulan suci ini hingga di hari-hari pamungkasnya.

>>> Alhamdulillah walhamdulillah tsumma alhamdulillah. Semua ini semata karena nikmat Allah jua. Tanpa nikmat-Nya, kita tak akan mendapat karunia agung sampai penghujung Ramadhan. Selagi masih dikarunia sehat ‘afiyat, mari kita bersyukur.

Mohon Maaf Lahir Bathin. Taqabbalallah Minna wa Minkum.

Mohon Maaf Lahir Bathin. Taqabbalallah Minna wa Minkum.

>>> Di hari-hari menjelang berpisah dengan bulan agung ini, izinkan kami untuk menyampaikan beberapa hal:

+++ Pertama, mohon maaf lahir bathin kepada semua kawan di ranah Fesbuk ini, baik yang pro, kritis, maupun berbeda paham. Sekali lagi, mohon maaf lahir batin atas salah posting, salah komen, salah canda, dan sebagainya.

+++ Kedua, kami sama-sama berdoa agar Allah SWT menerima amal-amal baik kita, baik amal yang kita lakukan sebelum Ramadhan, maupun khususnya selama bulan Ramadhan, dan amal-amal setelahnya nanti. Amin Allahumma amin.

+++ Ketiga, selamat menyempurnakan ibadah SHAUM RAMADHAN 1436 H dengan segala rincian amal di dalamnya (semisal Zakat, I’tikaf, Takbir, Shilaturahim, dan sebagainya).

+++ Keempat, dengan setulus hati kami ucapkan: SELAMAT MERAYAKAN IDUL FITHRI 1436 H. Taqabbalallahu Minna wa Minkum. Mohon Maaf Lahir Batin. Kullu ‘aamin wa antum bi khair (semoga setiap tahun Anda selalu baik-baik).

Akhukum Fi Mahabbatillah:

AM. Waskito.


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITHRI 1435 H

Juli 27, 2014

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Sebentar lagi kita akan meninggalkan RAMADHAN KARIM menuju Syawwal, bulan peningkatan.

Perjuangan sebulan penuh dengan segala kelebihan dan kekurangan telah kita lalui. Atas kelebihan yang ada, kita mengharap pahala Allah, rahmat, dan barakah-Nya. Atas kekurangan yang ada, kita bermohon ampunan, kemaafan, dan ditutupinya aib-aib diri kita. Amin Allahumma amin.

Selamat Hari Raya IDUL FITHRI

Selamat Hari Raya IDUL FITHRI

Saudaraku, seiring terbitnya fajar bahagia di bulan Syawal, kita bersyukur atas segala nikmat, kemurahan, dan pertolongan Allah Azza Wa Jalla.

Dari hati yang tulus dan merendah, kami memohon maaf atas segala salah, kekurangan, khilaf, dan segala kezhaliman yang mungkin telah kami lakukan kepada Sahabat semua.Begitu juga, dengan hati tulus, kami telah memaafkan dan melupakan bila-bila ada kesalahan, kekeliruan Sahabat semua.

Ya kita saling memaafkan dan berlapang dada, demi menjaga keutuhan dan pertalian rahmat di antara kaum Muslimin.

Wal akhiru, kami ucapkan: TAQABBALALLAHU MINNA WA MINKUM; wa zadakumullahu barakah wa rahmah wa fadhilah wa maghfirah. Amin amin Allahumma amin.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITHRI 1435 H. Mohon maaf lahir bathin.

(AM. Waskito).


Melepas Ramadhan Berlalu…

September 7, 2010

Setahun sudah kita menanti. Menanti hari demi hari, minggu berganti minggu, bulan demi bulan… hingga akhirnya kita berjumpa dengan bulan tercinta, Ramadhan.

Kini, kita berada di penghujung Ramadhan… berharap lagi, bisa berjumpa kekasih hati, Ramadhan Karim. Ya Allah ya Rahiim, kabulkan ya Allah, kabulkanlah… Kami selalu menantikan perjumpaan ini.

Bersama Mentari Terbit

Ramadhan datang dalam ritme putaran waktu, berganti siang-malam, saling bersusulan… Mentari dan bulan beredar, keduanya selalu dibicarakan saat menyambut Ramadhan, juga saat melepasnya pergi. Hidup melintas bersama putaran waktu, tanpa terasa usia kita semakin bertambah saja.

Melayari Liku-liku Kehidupan

Hidup ini diwarnai liku-liku, dinamika, seperti gelombang dengan naik-turunnya. Seperti berlayar di sungai, mengarungi lautan, tak ada yang tahu pasti, apakah pelayaran itu akan sampai? Atau tenggelam di tengah jalan? Ramadhan Karim mendidik jiwa manusia tegar menyikapi realitas hidup.

Jalan Tak Selalu Lurus

Kadang kita mendapati kenyataan berbeda. Jalan tak selalu mulus, lintasan tak selalu lurus, hiruk-pikuk manusia tak selalu menyertai. Apa mau dikata? Apabila itulah realitanya, kita mesti terus berjalan, menyusuri tujuan abadi, meraih ampunan dan rahmat Allah Ta’ala.

Batu Keras Menempa Tapak Kaki

Kerap kali manusia menjadi tangguh, bukan karena belaian mama, bukan karena suapan bibi, bukan karena kasur empuk yang menemani malam-malamnya. Manusia menjadi tangguh karena ditempa alam kehidupan, sehingga tapak kakinya merasakan kerasnya bebatuan, licinnya permukaan, sepinya perjalanan. Setelah mereguk nikmat Ramadhan, adakah KEBERANIAN itu tumbuh di hatimu, wahai Saudara nan dicinta?

Hidup Adalah Pilihan

Kenyataan hidup tak selalu enak. Seseorang kan berjumpa pilihan-pilihan. Bahkan setiap langkah hidupnya, selalu ada pilihan: Yes or no, right or left? Selalu kita diuji dengan pilihan-pilihan. Manusia gagal adalah yang selalu ragu untuk memilih, hanya karena takut kesulitan. Allah akan memberi para pemberani dengan karunia, sebab dia telah menerobos batas-batas ketakutan, demi meraih MAKNA berarti. Jadilah, pemberani!

Banyak yang Tidak Kita Tahu

Berjalanlah…penuh ketegaran laksana kstaria yang terluka, maju di medan tempur… Namun hatimu tetap TUNDUK kepada Kebesaran Ar Rahmaan. Di dunia ini engkau telah banyak tahu, tetapi lebih banyak lagi yang tak engkau tahu. Semakin bertambah ilmumu, semakin engkau tahu ketidak-tahuanmu.

Menuju Kampung Nan Indah

Jangan lelah tuk berusaha, jangan lelah tuk berkarya, jangan lelah tuk mengalami kelelahan. Isi hidupmu dengan prestasi! Isi hidupmu dengan goresan sejarah! Isi hidupmu dengan biografi yang kan menyenangkan hati para generasi nanti! Gantungkan syurga sebagai impianmu tertinggi! Kesana, kita kan terus berjalan…

Peradaban Berubah, Prinsip Hidup TETAP Kokoh

Dalam mana kita melayari hidup ini, segala realitas dan kondisi bisa berubah, tetapi prinsip TAUHID dan SYARIAT tidak boleh berubah. Chasing boleh berganti, hati tetap kokoh di atas PRINSIP ISLAMI.

Wa man yakfur bit thaghuti ya yu’min billahi faqad istamsaka bil ‘urwatil wutsqa lan fishama laha” (siapa yang mengingkari segala sesembahan selain Allah, dan dia beriman tauhid kepada Allah, maka dia benar-benar telah berpegang kepada tali agama Allah yang sangat kuat, selamanya tak akan putus).

Mengalirlah Saudaraku bersama aliran air kehidupan… namun hatimu tetap kokoh di atas TAUHID dan SYARIAT NABI. Inilah jalanmu, jalan Islam, jalan abadi hamba-hamba Allah Ar Rahiim.

Akhirnya, perkenankan kusampaikan ucapan:

Idul Fithri 1431 Hijriyah

SELAMAT IDUL FITHRI 1431 H. Taqabbalallah minn wa minkum. Minal ‘Aidina Wal Fa’izin, Kullu Aamin Wa Antum Bi Khair. Amin. Mohon Maaf Lahir Bathin!

Bandung, 28 Ramadhan 1431 H.

AM. Waskito & Family.