Rahasia Revolusi di Indonesia. You Know…

Januari 16, 2012

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Nih, kita mau bicara soal revolusi ya. Bukan sembarang revolusi, tapi RAHASIA revolusi di Indonesia. He he he…serem bukan. (Kalau belum terasa seram, coba sementara waktu di-serem-seremkan, biar lebih “kondusif”).

Singkat kata, beberapa waktu lalu di sebuah stasiun TV swasta ada acara menarik. Judulnya hebat, Sarasehan Anak Negeri.

"Kedaulatan Bangsa Sudah Direbut TV Hedonis"

Tema yang diangkat dalam acara Sarasehan Anak Negeri itu cukup membuat bulu kuduk merinding… “Menyelamatkan Negeri Autopilot“. Waduh, negeri kita diibaratkan seperti sebuah pesawat yang pilot-nya sudah tak berfungsi, sehingga akhirnya pesawat dikendalikan dari jarak jauh, dengan pengendalian komputer. Huhuy…sudah separah itu kondisi bangsa kita.

Istilah negeri autopilot itu bukan main-main. Ia mencerminkan tingkat keprihatinan atau kecemasan yang sudah memuncak. Ibarat sebuah kapal laut, mengarungi lautan tanpa nahkoda; atau ibarat Metromini sedang meluncur di jalanan, tanpa sopir; atau ibarat anak-anak ayam berkeliaran kesana-kemari dengan tidak jelas dimana induknya. Ini bukan perkara ringan, Bro & Sis!

Para elit politik, tokoh masyarakat, akademisi, penggembira layar TV, figuran-figuran dunia selebritas…mereka berunjuk pendapat, opini, serta analisis. Ada pro dan kontra; ada saling dukung-mendukung; ada saling menegasikan satu pendapat atas pendapat lain. Intinya, dalam sarasehan itu tercapai kesepakatan untuk tidak sepakat. He he he…

Di antara tokoh-tokoh itu seperti ada kesamaan persepsi, bahwa saat ini di Indonesia “ada pemimpin, tetapi sekaligus tidak ada”. Secara formal, SBY sebagai pemimpin; tetapi secara realitas, SBY tidak hadir di tengah-tengah rakyatnya. Kalau hadir pun, dijaga super ketat…kalau perlu seorang tukang kebun pun diinterogasi habis-habisan, sampai depressi. Banyak pihak menyalahkan kepemimpinan SBY, sebagai biang keladi kehancuran KEDAULATAN BANGSA di segala sisi atas negara-negara asing.

Baca entri selengkapnya »