Peradaban PAGANISME di Sekitar Kita

Juni 28, 2016

Bismillahir rahmaanir rahiim. Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah Muhammad wa ‘ala alihi wa ashabih ajma’in. Amma ba’du.
.
PAGANISME adalah kemusyrikan atau menyekutukan Allah. Ini termasuk perbuatan dosa terbesar yang sangat sangat diharamkan oleh Allah Ta’ala. Amal-amal manusia bisa musnah menjadi debu karena jatuh dalam paham kemusyrikan. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.
.
Saat berada di gedung tinggi, skitar 30 lantai, di Jakarta. Saya lihat urutan nomer lantai dalam lift. Stl angka 11, lalu 12A, 12B, kemudian 14. Jadi lantai 13 tidak ada.
.

N'udzubillah bi Rohmatillah minas Syirki wa Ahlihi

N’udzubillah bi Rohmatillah minas Syirki wa Ahlihi

Orang akan bilang: “Itu sudah biasa, gak aneh. Ada di mana-mana. Ini bukan info istimewa, alias sudah basi bin jadul.” Ya baik, saya terima.
.
COBA perhatikan 1 hal: Gedung mentereng, kokoh, konstruksi hebat; tapi si penghuninya punya keyakinan berlakunya hukum ANGKA SIAL. Kalau yang begini ada di mayoritas gedung brtingkat, brarti parah rah rah rah…
.
TERNYATA, setelah mengamat-amati, kasus begitu meluas. Bukan cuma soal ANGKA SIAL. Tapi juga RITUAL MUSYRIK, BACKUP DUKUN, SESAJEN, PENGLARIS, TUMBAL PESUGIHAN, dll.
.
Di balik gedung tinggi, ada ritual paganis. Di balik pendirian pabrik, ada persekutuan setan. Di balik konstruksi jembatan, bendungan, ada tumbal nyawa. Di balik usaha entertainment, ada ritual Gunung Kawi. Dan sbgainya.
.
Saya pernah melihat di TV, saat zaman Mendagri Rudini, ketika merenovasi PASAR BESAR KOTA MALANG, orang-orang itu menanam kepala kerbau di fondasi gedung. Namun kmudian, pasar itu akhirnya terbakar parah. ‪#‎alhamdulillah‬.
.
Jujur, sangat menyedihkan. Di balik kemajuan teknologi, bisnis, komunikasi, industri, manufaktur, dagang, kuliner, transportasi, dll. Ternyata ada AKIDAH PAGANISME di balik itu semua. Nas’alullah al ‘afiyah.
.
Sampai pun, sebelum acara “pembaretan” pasukan khusus; dilakukan dulu ritual “pengisian ghaib” sehingga mereka kuat lahir batin. ‪#‎astaghfirullah‬. (Kalau ditembak dengan baca BASMALAH, modar kamu).
.
INILAH dia PERADABAN MUSYRIKIN di tengah-tengah kaum Muslimin. KTPnya Muslim, tapi akidah Musyrikin.
.
Belum lagi KEMUSYRIKAN BERLABEL dzikir, ilmu hikmah, kuburan keramat, ustadz, habib, wali, dst. Astaghfirullah al ‘azhim.
.
Fakta yang saya saksikan di TV, skian tahun lalu. Saat kekuasaan Gusdur digoyang di sana-sini, dia mendapat penyerahan PUSAKA KERIS KOLO MUNYENG, dari KH. Sahal Mahfud; agar kekuasaannya tidak goyah. Tapi #alhamdulillah akhirnya kekuasaan dia hancur juga.
.
Seorang pemimpin ormas Islam (yang divonis sesat) saat wajahnya discan, tampak ada 11 jarum susuk di wajah. Katanya, biar kharismatik. ‪#‎kharismatik_mbahmu‬
.
Seorang guru dari Persis meyakinkan saya, berkali-kali, mayoritas pemimpin politik, militer, pejabat; rata-rata main dukun, punya ritual syirik, atau ada backup jin-jin. Na’udzubillah min kulli dzalik.
.
Inilah PERADABAN MUSYRIKIN. Zhahirnya Muslim, KTP Muslim, tapi akidah musyrikin. Nas’alullah al ‘afiyah.
.
Anda paham tidak makna kata MENGIKUTI MILLAH IBRAHIM YANG LURUS? Nah caranya, ya jauhi sejauh-jauhnya PAHAM MUSYRIK itu. Jauhi, jauhi! Apapun labelnya. Tegakkan akidah yang lurus, jauhi pintu-pintu kemusyrikan itu.
.
Saat kami berjalan-jalan ke Pantai Laut Merah di Jeddah. Suatu sore hari. Bersama Pak Tohir, Pak Jahar, dll. Berkilo-kilo meter pantai diperindah oleh pemerintah stempat. Masyarakat dan keluarganya bermain di tepi pantai. Wanita-wanita Saudi, tampak kecantikannya, karena tidak memakai cadar dan abaya hitam-hitam. Lautan bergelombang ringan, matahari bersinar lembut, angin semilir.
.
Rasanya saat ini saya mau menangis. “Ya Rabb, inilah negeri yang ditegakkan di atas TAUHID.” Jauh skali dengan negeriku yang sengsara, fakir, penuh derita. Karena peradaban di sini isinya TUNDUK PADA HEGEMONI JIN KUFUR, akhirnya hidup rakyat sengsara. Nas’alullah al ‘afiyah.
.
KALAU kita mencela semua itu, gak boleh. Katanya “tidak sopan pada ulil amri”. Mana ada ulil amri menyemarakkan PERADABAN KEMUSYRIKAN. Demi Allah, para pembela “ulil amri” semacam itu kelak akan dituntut di hadapan Allah Ta’ala.
.
JADI di balik semua MODERNITAS yang kita nikmati ini, ada hukum-hukum kemusyrikan. Na’udzubillah wa na’udzubillah min dzalik.
.
Dalam Al Qur’an, ada kata-kata “wa lau karihal musyrikun” (meskipun orang-orang musyrik itu benci). Sejatinya, mereka amat sangat benci AHLUT TAUHID dan keyakinan yang dipeluknya. Tetapi mereka tidak sadar bahwa Ahlut Tauhid di-back up oleh RABB PENGUASA ALAM SEMESTA ini. Mereka gembira karena dibantu SETAN, tapi kita merasa damai karena ikut JALAN RABB ALAM SEMESTA. ‪#‎maumarahlo‬
.
Walhamdulillah, wa bihi nasta’inu wa natubuh, wa nas’alu ilaihi minal ‘afiyah was salamah ila akhiratil hayah. Amin.

(TheRightWay).

Iklan

Hati-hati dengan Sajadah “Dajjalisme” !!!

Mei 6, 2013

Baru-baru saya mendapat informasi berharga dari forum FB. Ini tentang analisis grafis terhadap sajadah hijau yang banyak dipakai di masjid-masjid itu. Sajadah tersebut ternyata harus disingkirkan karena banyak memuat simbol-simbol Dajjalisme. Na’dzubillah wa na’udzubillah min dzalik.

Sebenarnya keanehan “sajadah hijau” (sebelumnya malah berwarna merah terang) ini sudah lama dirasakan. Terutama saya melihat pada bentuk kubah masjid-nya. Tapi tidak tahu mesti bagaimana? Alhamdulillah datang juga informasi berharga dari salah seorang saudara kita. Semoga “penemuan” beliau ini mendapat balasan pahala, kebajikan, dan keberkahan dari Allah Ta’ala baginya dan keluarganya.  Amin Allahumma amin. Saya merasa, penemuan ini berharga dan layak diapresiasi.

Oh ya, analisis grafis ini dikirim oleh @ Budi Erwinsyah Nasution, dengan judul: “Siapa Nyangka Demikian Kejadiannya”. Dengan diangkatnya gambar ini, semoga kita menjadi waspada dan menghindari penggunaan sajadah hijau yang aneh itu.

"Sajadah" Ini Penuh Simbol-simbol Dajjalisme. Hati-hatilah!

“Sajadah” Ini Penuh Simbol-simbol Dajjalisme. Hati-hatilah!

Semoga daya-upaya sederhana ini bermanfaat untuk mengingatkan Ummat tentang derasnya permusuhan kaum paganis (musyrikin) terhadap kaum Muslimin. Hati-hatilah Saudaraku! Singkirkan barang-barang tercela dan hina itu dari masjid-masjid kita, untuk membersihkan rumah Allah Ta’ala.

Mine.