Strategi Mengalahkan Barcelona FC

Desember 17, 2011

Mengalahkan Barcelona FC?

Rasanya ini hanya sebuah mimpi. Barca saat ini disebut-sebut sebagai klub sepakbola terkuat di dunia. Apalagi ketika mereka berhasil merekrut Cesc Fabregras, pemain berbakat yang sekian lama menjadi “central power” Arsenal, klub legendaris asal London Utara..

Belum lama lalu, Barca FC mampu mengalahkan rival terberatnya di kompetisi La Liga, Real Madrid, dalam duel El Clasico. Real Madrid yang dilatih sang Entrenador, Jose Mourinho, kalah 3-1 di tangan Barca, di depan mata pendukung Real Madrid sendiri. Suatu kekalahan sangat pahit, sekaligus meruntuhkan image bahwa Jose Mourinho merupakan pelatih terbaik yang tak terkalahkan.

Sebenarnya, mengalahkan Barca bukanlah suatu mimpi. Secara teori, mereka bisa dikalahkan. Tetapi untuk menghadapi tim sekuat Barca, tidak mungkin hanya bermodal nekad, berpikir linear layaknya para pengamat bola di Indonesia, atau membuat rumus-rumus penuh nafsu yang tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Harus tetap ada sandaran teori dan aplikasinya berlandaskan pengalaman-pengalaman.

Mari kita coba diskusikan topik unik ini…

Lama-lama Kejayaan Barca Juga Akan Memudar... (Yah, it's just a game).

[A]. Dasar permainan Barca FC mula-mula dibangun oleh Johan Cruyff, legenda bola asal Belanda. Pola yang dia terapkan dikenal sebagai “total football”. Dalam permainan ini,  berlaku sebuah rumusan dasar, menyerang bersama dan bertahan bersama pula. Untuk itu dibutuhkan kekuatan fisik dan stamina luar biasa. Faktor stamina ini jarang dibahas oleh para pengamat. Mereka terlalu terpaku dengan possesing ball (penguasaan bola) dan seni sepak-bola indah yang diperagakan pemain-pemain Barca. Secara fisik, mereka memiliki kelebihan luar biasa. Bayangkan, mereka bisa tekun menguasai bola dalam durasi 90 menit tanpa kelelahan.

[B]. Pelatih Barca, Pep Guardiola, mengembangkan pola permainan Tiki Taka yang lalu diadaptasi oleh Timnas Spanyol. Banyak orang mengira Tiki Taka ini adalah cara bermain semodel “dua tiga sentuhan, lalu bola dioper”. Tidak sesederhana itu. Tiki Taka adalah perpaduan dari konsep “total football” gaya Belanda, gaya bermain Samba ala Brazil, dan kekuatan fisik gaya Jerman. Tiki Taka memadukan gaya bermain tiga negara tersebut. Aslinya, gaya bermain Spanyol mirip permainan Samba Brazil, tetapi dengan sentuhan total football dan fisik Jermani, ia menjadi begitu tangguh. Argumentasinya, Lionel Messi ketika bermain di Timnas Argentina, rata-rata tenggelam atau tidak istimewa. Artinya, pemain sekelas Messi tanpa dukungan gaya permainan kolektif Tiki Taka Pep Guardiola, menjadi tidak istimewa.

[C]. Barca menerapkan konsep possesing ball (penguasaan bola) sangat tinggi. Saat beberapa tahun lalu bermain di Stadion Emyrates London, dalam laga Piala Champions, Arsenal dikurung oleh Barca dengan prosentase penguasaan bola 70 : 30. Padahal itu terjadi di kandang Arsenal, menghadapi tim sekelas Arsenal yang juga terkenal dengan possesing ball-nya. Bisa dibayangkan, betapa hebatnya Barca. Lalu tujuan penguasaan bola yang tinggi ini apa? Tujuannya, ialah untuk menghancurkan mental lawan. Anda tahu, dalam simulasi permainan bola, kalau seorang pemain disuruh mengejar bola yang dikuasi beberapa orang sekaligus, dalam bentuk lingkaran; hal ini sangat melemahkan mental pemain itu, sehingga akibatnya melemahkan fisik juga. Nah, cara melemahkan mental lawan itu diterapkan secara konsisten oleh Barca. Saat lawan sudah lemah mental, mereka tiba-tiba menukik ke gawang musuh melalui striker-striker handal. Harusnya, menghadapi permainan possessing ball itu, santai saja. Ikuti saja dengan santai. Lepaskan beban-beban mental. Hal ini akan membantu mengurangi tekanan. Kalau tidak percaya, coba perhatikan skor permainan-permainan Barca. Rata-rata nilainya tidak terlalu menyolok. Untuk penguasaan bola misalnya 70 % selama 90 menit dengan hasil 3 : 0 atau 4 : 0, hal ini sangat minim dibandingkan potensi yang bisa mereka capai. Artinya apa, Barca selama ini memainkan strategi “psycho game” untuk menaklukkan lawan-lawannya. Ini salah satu rahasia besar pola permainan Tiki Taka.

Baca entri selengkapnya »

Iklan