E-Book dan Soft Copy

Februari 20, 2011

Beberapa waktu lalu saya berjanji kepada pembaca blog untuk membuat semacam e-book dari naskah-naskah yang ada di blog ini. Begitu pula, saya pernah janji ke seorang kawan yang sedang studi di Jepang, akan memberikan kepada beliau beberapa naskah soft copy buku-buku yang ada di saya.

Namun, dengan keadaan yang ada dan hambatan-hambatan teknis tertentu, DENGAN BERAT HATI & MOHON KEMAAFAN, janji tersebut tidak bisa saya penuhi. Sekali lagi, mohon maaf saya tidak bisa memenuhi janji-janji tersebut. Termasuk memberi soft copy naskah buku ke ikhwan budiman di Jepang tersebut.

Ada beberapa hal yang ingin disampaikan…

[1] Kalau pembaca mau mendapat e-book atau soft copy, sebenarnya caranya sangat mudah. Tinggal lihat bagian KATEGORI di blog ini. Disana ada sebanyak 29 topik kategori. Nah, naskah-naskah yang berada dalam satu kategori, rata-rata memiliki tema sama. Hal itu bisa dijadikan koridor untuk menyusun e-book sendiri.

[2] Untuk menyusun e-book bisa memakai format Ms Word, PDF, atau CHM bagi yang bisa mengaplikasikannya. Terserah mana yang mungkin dilakukan.

[3] Seperti biasa, kalau Anda mengolah naskah dari sumber blog ini, perlu disebutkan sumbernya, jangan ditambah atau dikurangi, kecuali dalam batas perbaikan-perbaikan redaksional. Ya, seperti ketentuan pihak-pihak lain.

[4] Kalau dalam satu kategori terdapat banyak naskah, sehingga sulit disatukan dalam satu file, silakan dipecah dalam beberapa file, sesuai kelapangan Anda.

[5] Sebagian besar kategori bisa dibangun menjadi e-book. Tetapi ada beberapa kategori yang sebaiknya tidak dibuat e-book. Misalnya kategori “Kesehatan”. Tulisan di dalamnya masih sedikit. Kategori “Personal” isinya juga masih sedikit. Kategori “MyBooks” dan “Umum” juga tak perlu dibuat e-book. Ia cenderung berisi tentang pengumuman atau promo.

[6] Khusus untuk kategori yang bersifat politik praktis, seperti: “PKS Area”, “Politik Mania,” dan “SBY & Demokrat”. Sebaiknya, tidak usah dibuat e-book. Kecuali, kalau mau membuat dokumentasi politik. Mengapa disarankan tidak disusun e-book? Sebab sifatnya politik praktis. Politik seperti itu temporer dan kondisional, sesuai situasi yang berkembang. Jadi resiko terjadinya perubahan sikap suatu entitas politik sangat tinggi.

[7] Apabila berkenan, jika sudah ada yang membuat e-book, boleh memberikan copy-nya ke e-mail ini: abisyakir1000[at]gmail.com. Tetapi ini sifatnya hanya saran; atau bolehlah dianggap semacam test untuk menguji kemurahan hati hamba-hamba Allah budiman.

Demikian yang bisa saya sampaikan. Syukran jazakumullah atas segala perhatian. Mohon maaf atas semua salah dan kekurangan. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Bandung, 20 Februari 2011.

AM. Waskito.

Iklan