Maafkan Aku…

Oktober 13, 2014
Maafin Kami Ya...

Maafin Kami Ya…

Sahabat Pembaca Budiman…

Sebelumnya, maafin kami ya, maafin yang sebesar-besarnya. Agak telat update dan banyak pertanyaan yang belum terjawab. Semoga Allah Ta’ala memberi jawaban/pemahaman dari sumber-sumber lain ya. Amin.

Maaf, maaf, sorry banget. Dalam dua pekan terakhir agak telat update, meskipun banyak isu-isu penting dan menarik tuk disimak. Tapi yakinlah, dari hati ke hati kita saling peduli. (Halah bisa aja ngeles).

Untuk kawan-kawan yang komen dan bertanya, maafin, maafin, telat banget responnya. Ya beginilah guwe… (halah sok kebetawi-betawian, Betawi sudah mau diporotin tahu sama Bobohok). Moga-moga ke depan tidak terlalu telat.

Ini sengaja pakai bahasa agak okem dikit, buat seger-segeran. Biar tidak kaku semisal bahasa begini: “Demikianlah, maka dari itu oleh karenanya sehingga semestinya terjadilah suatu kejadian….”

Sekali lagi, maaf ya. Salam rahmat dan kasih sayang, di jalan Islam. Barakallah fikum wa iyyana fil hayah, amin.

Add-mine.

Iklan

Kenapa Telat Update…

November 13, 2013

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakaatuh.

Pembaca Budiman, mungkin sekali dua kali, atau berkali-kali, mampir pertanyaan sederhana ke benak Anda, setiap masuk ke blog ini. Kenapa sih jarang update-nya? Kenapa komentar tidak cepat dibalas? Di hari gini masih telat update, capek deh…

Ya jujur saja, saya inginnya sih setiap pekan ada tulisan baru yang muncul. Ya diusahakan tetap tulisan yang bermanfaat, amin. Tetapi ya realitasnya tidak semudah itu. Biasalah… banyak aral melintang, onak dan duri… he he he. Intinya, banyak kendala-kendala teknis yang sering dihadapi.

Sorry, Sering Telat...

Sorry, Sering Telat…

Saya sering lho sudah menyiapkan tulisan; sudah membawa data di flash disk; sudah ingin memuat tulisan baru. Tetapi saat masuk blog, ternyata banyak komentar masuk, dan panjang-panjang. Di antara komentar itu membuka dialog yang cukup serius. Akhirnya, perhatian tercurah ke komentar-komentar.

Setelah sekian lama bergulat dengan komentar, lalu melihat waktu, “Wah sudah time out! Harus cepat undur diri.” Ya akhirnya tulisan yang sudah disiapkan, gak jadi dimuat. Kadang komentar itu begitu pentingnya sehingga mempengaruhi pemuatan tulisan selanjutnya.

Ya bukan menyesali datangnya komentar-komentar. Ini kutulis supaya Anda mengerti saja. Trus…jangan lupa diskusi dalam komentar-komentar itu juga perlu. Maka, mohon dibaca juga.

Ini dulu “curhat” yang bisa kusampaikan. Ringan, biasa, tetapi tidak lebay seperti orang yang bilang soal “1000 persen bohong“. Kalau dia sih memang rajanya segala ke-lebay-an di negeri ini. Orang gak genah kok jadi pemimpin, ya aneh. Nas’alullah al ‘afiyah.

Oke, terimakasih. Jazakumullah khair.

Add-Mine.